ReviewReviewReviewBelajar Di Luar Negeri, Siapa Takut?Feb 13, '07 4:54 PM
for everyone
Category:Other
Assalamu'alaikum. Wr.Wb.


Beberapa hari yang lalu ada yang nanya tentang alasan saya, mengapa lebih senang belajar di luar negeri. ini jawabannya.

Kenapa Saya Pilih Luar Negeri?
Bismillah. Pada umumnya orang akan lebih senang bila bisa belajar di luar negeri. Semacam ada kepuasan tersendiri gitu. Bisa lihat karakter orang yg beraneka ragam. Bisa membandingkan sistem pendidikan yg ada, dll. Minimal bisa jalan2 dan lihat pemandangan luar. Kan kalo biaya sendiri mahal.. Tapi bagiku itu bukan yg utama. Tempat dan kondisi belajar si gak bisa dipaksain, mana yg lebih kondusif itu yg lebih baik. Saya misalnya, S1 milih di Mesir, karena saya rasa Mesir lebih kondusif utk memperdalam pengetahuan bahasa Arab dan ilmu agama. Lebih penting lagi Mesir adalah negeri kelahiran "dakwah" ini, disamping negeri para nabi. Kalau Anda sempat berkunjung ke Mesir, insya Allah Anda akan menemukan banyak hal yg tdk akan Anda dapati selama di Indon. Istimewanya lagi dalam Al Qur'an negeri Mesir disebut delapan kali. (Doakan semoga tulisan ttg seluk beluk belajar di Mesir bisa segera dirampungkan(

Nah utk S2 saya ada minat ke Malaysia, meskipun dah terdaftar di Mesir. Karena Malaysia saya rasa bisa lebih kondusif utk program Magister. Bisa meningkatkan 'malakah' bahasa Inggris dan Arab. Selama di Mesir hanya bahasa Arab yg banyak digunakan. Bahasa lainnya jarang terpakai. Selain itu di Mesir S2nya lama. Minimal 5 tahun. Jadi mikir lagi kan. Selain itu Malaysia cukup deket dgn Indon. Bisa pulang tiap tahun. Kan kalo dah S2 dah bayak tanggung jawab. Sementara utk dlm negeri, bagus juga sih, tapi saya kurang srek. Gak tahu nantinya ya. Kalo dlm negeri kan insya Allah nanti juga mau pulang. Sedangkan hdp dan pengalaman di luar kalau gak di cari sekarang, kapan lagi. Gak mungkin kan kalo dah tua mo keluyuran keluar. Banyak org yg membutuhkan keberadaan kita. Ya kan.

Hukum Akhwat Lajang Kuliyah di Luar Negeri?
Pada dasarnya menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim (bagiku: setiap insan). Baik laki2 maupun perempuan. Mengenai hkm akhwat yg kul di luar ngr, singkatnya kurang lebih seperti ini. Sebagian ulama tdk membolehkannya sama sekali dgn alasan "fitnah" dan keamanan. Apalagi melihat kondisi sekarang, zamannya sudah 'edan'. Akan sangat berat bagi orang tua yg masih "sadar" utk melepas putrinya gentayangan sendirian. Tapi ada ulama yg membolehkan jika terjamin keamanan dan fitnahan. Pendapat Ini yg banyak dianut oleh mayoritas ulama Mesir. Di Al Azhar sendiri banyak akhwat lajang dari berbagai negara. Tak sedikit dari mereka yg kemudian nikah di sini. Tapi kalo sifat pribadiku (seandanya punya anak putri) lebih cenderung supaya belajar di dalam negeri saja.

Sekian dulu mudah2an ada manfaatnya. Sangat senang bisa silaturahim dengan Anda. Semoga ada asa yg bisa disemai bersama dalam persahabatan kita.

Wassalamu'alaikum. Wr.Wb.


21 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mizakisakina wrote on Feb 16, '07
Ini tulisan sendiri ya abu??...Sekarang masih belajar di Mesir ya?

abunasr wrote on Feb 16, '07, edited on Feb 16, '07
Ini tulisan sendiri ya abu??...Sekarang masih belajar di Mesir ya?

Benar Ini tulisanku. Ya, Saya Masih di Mesir sekarang.
mizakisakina wrote on Feb 16, '07
Wah...enaknya berada di sana....(mungkin..:))
Tulis dong tentang kehidupan keislaman di Mesir dll. biar kita bisa tahu gimana disana...penasaran juga.
deshinta wrote on Feb 16, '07
Saya mendukung keputusan adik, untuk kuliah S2 di Malaysia...:-)))
lelyhana wrote on Feb 16, '07
Saya mendukung juga...
arvenda wrote on Feb 16, '07
hihi.. kirain info beasiswa ke luar negeri :D pengen bgt (dulu) kul di LN soalna
met sukses ya Om, smoga Allah slalu mlindungi ;)
abunasr wrote on Feb 17, '07
Saya mendukung juga...
terimakasih mbak
nesiari wrote on Feb 17, '07
judul sekolah ke luar negeri tapi itu gambar kok pramuka lagi kamping ke gunung salak. hehehe.
abunasr wrote on Feb 17, '07
nesiari said
judul sekolah ke luar negeri tapi itu gambar kok pramuka lagi kamping ke gunung salak. hehehe.
semangat belajar...
fikir wrote on Feb 18, '07
Tahniah Bung, saya medukung juga, Semoga sukses,
abunasr wrote on Feb 18, '07
fikir said
Tahniah Bung, saya medukung juga, Semoga sukses,
sama-sama
gamilah wrote on Feb 18, '07
yup, ana setuju dengan pendapat antum. Awalnya ayah ana juga keberatan anak cweknya keluar negeri tapi dasar ana tetap ngotot kesini dan sekarang, alhmdl apa yg ana harapkan tercapai. Disini ana mendapatkan semuanya, arti sebuah perjuangan hidup.
abunasr wrote on Feb 18, '07
gamilah said
yup, ana setuju dengan pendapat antum. Awalnya ayah ana juga keberatan anak cweknya keluar negeri tapi dasar ana tetap ngotot kesini dan sekarang, alhmdl apa yg ana harapkan tercapai. Disini ana mendapatkan semuanya, arti sebuah perjuangan hidup.
selamat, Anda bisa merasakan kul di luar negeri, semoga byk mendapatkan pelajaran yg berarti.Semangat belajar, jangan sampai terkapar.
Comment deleted at the request of the author.
abunasr wrote on Feb 20, '07
belajarterus
gamilah wrote on Feb 20, '07
syukran..:)
abunasr wrote on Feb 21, '07
makasih banyak mas yogi, artikel yg bagus
metafora wrote on Feb 22, '07
gimana klo anaknya dinikahkan dulu baru dikuliah kan hehehehe
abunasr wrote on Feb 22, '07
bisa juga mbak meta, solusi yg cerdas
jumiartiagus wrote on Jun 13, '07
pak punya teman perempuan yang sekolah dan punya anak nggak pak? di mesir juga, saya juga nulis buku ttg kisah perempuan bersekolah di luar negri, dari berbagai negara,. klu ada bisa di rekomen donk, thk ya
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.