| Start: | Feb 2, '07 01:00a |
| Location: | Irak |
Tragedi berdarah di Irak seakan tak pernah usai. Baik Amerika maupun Irak masih terus merasakan pahitnya sebuah penjajahan. Kerugian perang tak hanya di derita oleh pihak irak, namun pihak Amerika juga merasakan hal yang sama. Hampir tiap hari jumlah kematian tentara AS terus bertambah.
Hari ini, Jum'at 2 Februari 2007 Kementrian Pertahanan AS melaporakan bahwa dalam tempo dua hari telah tewas empat tentara AS di Irak. Berdasarkan keterangan yang di dapat dari pihak Pemerintah AS satu dari korban tersebut tewas pada hari Rabu (31/1) di kawasan Salahuddin, sebelah selatan kota Baghdad. Sedangkan korban yang lain ditemukan pada Selasa (30/1) di daerah Anbar, bagian barat negeri Irak.
Dengan kematian empat tentara ini, Kementrian Pertahanan AS menyatakan bahwa jumlah korban yang tewas di pihak AS telah mencapai angka 3079 semenjak awal genderang perang dibunyikan di negeri Seribu Satu Malam ini. Stasiaun televisi CNN memberitakan bahwa pihak AS sempat menuduh Iran sebagai pihak yang bermain api di balik tagedi berdarah kali ini.
Di lain kesempatan pimpinan militer AS kedua untuk operasi Irak, dalam sebuah jumpa pers menyatakan bahwa pihak AS memiliki bukti yang cukup kuat yang mendukung bahwa Iranlah yang harus bertanggung jawab atas peristiwa horor ini.(kusman/ALJ)
Dialihbahasakan dari www.aljazeera.net